Showing posts with label Ayam. Show all posts
Showing posts with label Ayam. Show all posts

Resep Membuat Glotak Khas Tegal

Resep Glotak Khas Tegal – Warung Tegal memang sudah terkenal di seluruh penjuru negeri ini. Bagaimana tidak, warung Tegal atau yang biasa disingkat warteg merupakan rumah makan yang menghidangkan sajian nikmat serta murah meriah. Penjualnya pun juga sangat ramah, apalagi tidak pernah mengeluh kalau pelanggannya selalu berhutang.

Yang terakhir itu perlu dikesampingkan dulu, karena kami akan membahas kuliner khas Tegal yang bervariasi baik bahan maupun bumbu yang digunakan. Ada aneka kupat, yaitu kupat glabed, kupat blengong dan kupat bongkok. Ada pula nasi ponggol setan, kue towak dan glotak. Makanan yang terakhir tersebut akan kami bahas dalam resep glotak khas Tegal ini.

Glotak atau glothak merupakan makanan yang berasal dari Tegal dengan bahan utama dage atau kedelai. Makanan ini biasa ditemukan di pasar tradisional. Rasanya enak, membuatnya gampang dan juga cocok untuk makan siang Anda. Dalam resep glotak khas Tegal ini kami akan menggunakan isian berupa ceker atau tetelan sapi, sesuai selera Anda.

Nah, sebenarnya kuah atau kaldunya sendiri tidak harus menggunakan tulang ayam. Jika Anda kebetulan ingin rasa sapi, gunakan saja tulang atau iga sapi sebagai campuran sekaligus bahan tambahan. Semoga resep glotak khas Tegal ini bisa membantu Anda menyajikannya dengan baik dan benar. Selamat mencoba!

Bahan:

  • Kedelai secukupnya
  • Tulang ayam secukupnya
  • Ceker atau tetelan sapi secukupnya
  • Minyak sayur secukupnya

Bumbu:

  • 3 siung bawang putih
  • 4 siung bawang merah
  • 3 buah cabai hijau
  • 4 buah cabai merah
  • Serai secukupnya
  • Daun salam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan-bahan dan bumbu-bumbu yang diperlukan untuk proses pengolahan glotak khas Tegal ini
  2. Kedua, ambil kedelai yang sudah dibersihkan lalu cuci dengan air. Tiriskan. Lakukan hal yang sama pada balungan serta ceker ayam
  3. Lalu tumbuk kasar kedelai tersebut dengan cara diuleg dan sebagainya. Sisihkan dulu
  4. Kemudian rebus tulang ayam selama beberapa saat untuk memperoleh kaldu darinya. Saring kaldunya
  5. Selanjutnya, panaskan minyak sayur kurang lebih 1 sendok makan untuk menumis bumbu-bumbu bawang putih, bawang merah, cabai hijau dan cabai merah yang sudah dihaluskan
  6. Berikutnya, tambahkan serai dan daun salam sambil diaduk hingga harum
  7. Setelah itu, masukkan ceker ayam atau tetelan sapi ke dalam tumisan. Jangan lupa tetap diaduk
  8. Sesudahnya, tuangi kaldu tulang ayam tadi dan biarkan tercampur dulu.
  9. Kemudian, masukkan kedelai dan masak hingga kaldu mengental.
  10. Terakhir, angkat sajian lalu hidangkan di mangkuk saji. Hidangan glotak khas Tegal siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Dado Puan Khas Riau
Itulah resep glotak khas Tegal yang harus Anda coba buat. Selamat menikmati dan salam koki!

Resep Membuat Ayam Gepuk Sambal Hijau Khas Pekalongan

Resep Ayam Gepuk Sambal Hijau Khas Pekalongan – Ayam gepuk. Sajian ini sudah terkenal di beberapa tempat. Ada pula yang menyebutnya dengan ayam penyet, namun sebenarnya keduanya memiliki perbedaan. Apa saja perbedaan ayam gepuk dari Pekalongan dengan ayam penyet yang merupakan makanan khas Banyuwangi ini?

Ayam penyet, dipenyet bersama sambal yang sudah jadi. Artinya, proses pemenyetan terjadi setelah ayam digoreng. Sedangkan ayam gepuk sebelum digoreng sudah dipenyet dulu. Bahan yang digunakan untuk memasaknya juga ditambah parutan kelapa supaya lebih nikmat dalam resep ayam gepuk sambal hijau khas Pekalongan.
Ayam Gepuk Sambal Hijau Khas Pekalongan
Ayam Gepuk Sambal Hijau Khas Pekalongan

Berikut ini adalah kelanjutan resepnya. Semoga Anda bisa mengolahnya dengan baik, resep ayam gepuk sambal hijau khas Pekalongan akan membantu Anda!

Bahan:

  • 6 ons daging ayam bagian paha atau dada
  • 300 ml air
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang daun serai, memarkan
  • 3 sendok makan parutan kelapa
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus:

  • ½ sendok teh merica butiran
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh ketumbar, sangrai
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 10 gram gula merah

Bahan Sambal Hijau:

  • 10 buah cabai rawit hijau
  • 1 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • Garam secukupnya
  • 1 sendok makan minyak goreng atau jelantah

Cara Membuat:

  1. Pertama, persiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah ayam gepuk sambal hijau
  2. Kedua, potong-potonglah daging ayam sesuai selera lalu cuci dengan air hingga bersih. Tiriskan
  3. Kemudian rebus daging ayam bersama bumbu halus serta daun serai dan daun salam. Biarkan sampai mendidih dan meletup-letup
  4. Lalu tambahkan parutan kelapa dan aduk sampai kuahnya menyusut. Tunggu sampai daging ayam menjadi lunak atau empuk
  5. Berikutnya, angkat ayam dan gepuk-gepuk hingga sedikit pipih atau gepeng. Proses penggepukan ini bisa menggunakan ulegan atau gagang pisau besar
  6. Selanjutnya, panaskan minyak secukupnya untuk menggoreng daging tersebut hingga sedikit kering. Tiriskan
  7. Setelah itu, buatlah sambal hijaunya dengan menguleg atau menghaluskan cabai rawit hijau, bawang putih dan bawang merah dalam cobek
  8. Lalu beri garam dan aduk kembali. Tambahkan minyak goreng atau jelantah supaya rasanya lebih pas
  9. Terakhir, sajikan ayam gepuk di piring saji dan tuangkan sambal hijau di atasnya. Hidangan ayam gepuk sambal hijau siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Nasi Jaha Khas Sulawesi Utara
Itulah resep ayam gepuk sambal hijau khas Pekalongan. Anda bisa menambahkan cabai rawit yang digunakan supaya lebih nikmat lagi. Sebenarnya tidak diberi jelantah atau minyak goreng juga tidak apa-apa, namun rasa sambalnya akan lebih nyegrak atau membuat hidung Anda ikut kepedasan. Rasanya juga akan jauh lebih pedas. Tapi, itu sesuai selera bagaimana Anda menyajikannya. Salam koki!

Resep Membuat Rica-Rica Ayam Khas Kebumen

Resep Rica-Rica Ayam Khas Kebumen – Ayam adalah bahan makanan hewani yang mudah sekali diolah menjadi hidangan lezat. Daging ayam sendiri banyak peminatnya setiap tahun. Sebagian besar diolah dengan cara digoreng biasa, karena mungkin itulah yang paling simple, ada pula yang memanggangnya bersama bumbu kecap atau menjadikannya sate.

Selain itu, daging ayam juga bisa dimasak dengan cara yang lebih sulit seperti semur, kari, gulai, dan seperti dalam resep rica-rica ayam khas Kebumen. Semua sajian tersebut sangatlah lezat, untuk ukuran lidah masyarakat Indonesia. Hal itu dikarenakan daging ayam yang memang teksturnya lembut, juga bumbu yang digunakan di dalamnya. Namun, cara memasaknya harus benar!
Rica-Rica Ayam Khas Kebumen
Rica-Rica Ayam Khas Kebumen
Karena sudah disebutkan, kami akan langsung saja pada pokok pembahasan. Rica-rica ayam, makanan khas Kebumen yang memiliki rasa pedas serta aroma bumbu yang kuat. Di berbagai daerah memang sudah ada banyak jenis rica-rica, mulai dari rica-rica menthok, bebek, ikan dan ayam sendiri. Akan tetapi, kota di Jawa Tengah ini punya resep rica-rica ayam khas Kebumen yang tidak kalah lezat.

Di bawah ini sudah disebutkan beberapa bahan yang cukup simple untuk mengolah rica-rica ayam sesuai resep yang tertera judulnya. Untuk itu, segeralah baca ulasannya dalam resep rica-rica ayam khas Kebumen berikut!

Bahan:

  • ½ ekor ayam ukuran sedang
  • 150 ml air bersih
  • ½ cangkir minyak goreng

Bumbu Halus:

  • 3 butir bawang merah, kupas
  • 2 butir bawang putih ukuran sedang, kupas
  • 1 buah tomat
  • ½ ons cabai merah
  • ½ sendok teh gula pasir
  • ½ potong jahe
  • Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk mengolah sajian rica-rica ayam khas Kebumen
  2. Kedua, bersihkan daging ayam tersebut dari kotoran dan darahnya. Potong-potong menjadi beberapa bagian, lalu cuci dengan air sampai bersih. Tiriskan
  3. Kemudian, panaskan minyak goreng kurang lebih 2 sendok makan untuk menumis bumbu halus sampai harum
  4. Setelah itu, tambahkan potongan daging ayam serta masak sampai bumbu-bumbunya meresap dan merata ke seluruh daging
  5. Selanjutnya, tuangkan air sedikit saja lalu aduk kembali. Biarkan ayam termasak hingga setengah matang
  6. Berikutnya, pangganglah ayam tersebut sambil diolesi sisa bumbu tumisan tadi. Bolak-balik supaya matang merata, gunakan api sedang saja.
  7. Terakhir, angkat dan sajikan rica-rica ayam khas Kebumen di piring saji. Hidangan siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Soto Tangkar Khas Karawang
Demikianlah resep rica-rica ayam khas Kebumen. Dalam resep tersebut kami sengaja tidak memberikan cabai rawit, supaya hasilnya tidak terlalu pedas. Karena itu, kami juga mempersilakan Anda untuk menambahkannya sendiri sesuai selera agar pas di lidah. Sesuaikan dengan siapa saja yang ikut menikmatinya! Selamat menyantap rica-rica ayam dan salam koki!

Resep Membuat Ayam Panggang Pawon Khas Sragen

Resep Ayam Panggang Pawon Khas Sragen – Ayam panggang merupakan sajian yang paling digemari masyarakat Indonesia. Hidangan yang dibuat dengan campuran bumbu kecap tersebut memang cocok disajikan saat makan siang, apalagi lengkap dengan lalapan dan sambal tomat atau sambal terasinya. Memasak ayam panggang juga paling cocok kalau ayamnya pakai ayam kampung. Walaupun memasaknya agak lama, tapi rasanya lebih nikmat.

Persis seperti sajian ayam panggang di Jawa Tengah yang akan kami bahas satu ini. Hidangan tersebut paling banyak dibuat masyarakat ketika hari raya datang. Kenapa demikian? Sebab, pada saat itu stok ayam kampung di Jawa Tengah sangat berlimpah disimpan warga sekitar sebagai santapan menjelang lebaran. Ada yang mengolahnya dengan bumbu sederhana, ada pula yang membuatnya dengan resep ayam panggang pawon khas Sragen ini.
Ayam Panggang Pawon Khas Sragen
Ayam Panggang Pawon Khas Sragen
Pawon adalah dapur atau tempat memasak yang terbuat dari susunan batu bata atau tanah liat. Jadi, pawon tersebutlah yang digunakan untuk memasang ayam panggang jenis ini. Namun, bila di rumah tidak ada Anda bisa menggunakan bara api biasa saja. Dalam resep ayam panggang pawon khas Sragen, ayam yang sudah dibumbui kemudian diingkung atau dibakakak. Dibiarkan utuh dan disunduk bambu.

Ayam panggang ini biasa dijadikan sesaji pada tempat yang keramat. Selain itu, juga untuk acara genduren di desa-desa. Jika penasaran dengan makanan sederhana ini, silahkan membaca kelanjutan resep ayam panggang pawon khas Sragen!

Bahan:

  • 1 ekor ayam kampung
  • Bambu secukupnya untuk membentuk ingkung
  • 3 lembar daun pisang

Bumbu Halus:

  • Bawang putih secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
  • Ketumbar secukupnya
  • Air secukupnya


Cara Membuat:
  1. Pertama, siapkanlah bahan-bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan lalu pisahkan ayam dengan jeroannya
  2. Kedua, cuci bersih keduanya kemudian tiriskan. Ambil bambu lalu ingkung atau bakakak ayam tersebut
  3. Selanjutnya, buat api dengan kayu bakar keras supaya arangnya bagus. Kalau sudah jadi bara, baru matikan api agar tidak hangus ayamnya nanti
  4. Berikutnya, letakkan ayam yang sudah diingkung tadi di atas bara api tersebut dengan ditutupu daun pisang di atasnya
  5. Lalu tutupi kembali dengan tutup kuali yang terbuat dari tanah liat. Diamkan selama beberapa saat
  6. Kemudian kalau sudah tidak berair serta beraroma, balik dulu ayamnya supaya matang merata
  7. Sesudah itu, oleskan bumbu yang sudah dihaluskan dan dicampur air tadi merata ke seluruh permukaan badan ayam
  8. Bakar kembali ayam tersebut hingga matang. Apabila sudah cukup renyah, baru angkat dan sajikan di piring saji
  9. Terakhir, hidangan bisa langsung disajikan bersama bahan pelengkap dan dinikmati bersama.

Baca Juga : Resep Membuat Brokoli Tumis Hoisin Khas Kalimantan Selatan
Itulah resep ayam panggang pawon khas Sragen yang sudah Anda coba buat. Anda juga bisa menggunakan daun jati sebagai pengganti daun pisang. Kenapa tidak menggunakan kecap? Sebab, ayam bakar seperti ini jika dicampuri kecap akan membuat eneg. Lagipula tanpa kecap, rasanya jadi lebih alami! Salam koki dan selamat menikmati,

Resep Membuat Pangsit Pengantin Khas Bogor

Resep Pangsit Pengantin Khas Bogor – Sajian yang akan kami bahas kali ini berasal dari Bogor, Kota hujan. Namanya adalah pangsit pengantin. Lucu sekali, bukan untuk sebuah sajian pangsit yang biasa Anda temukan di berbagai tempat?

Sajian tersebut dibuat dengan resep pangsit pengantin khas Bogor dengan bahan utama soun, kol, wortel, buncis serta pangsitnya sendiri. Pangsit tersebut terbuat dari campuran cincangan paha ayam, udang, tepung sagu dan aneka bahan lainnya yang diisikan ke dalam kulit pangsit siap pakai.
Pangsit Pengantin Khas Bogor
Pangsit Pengantin Khas Bogor 
Ada pula dadar rolade dengan isian campuran daging ayam giling. Kesemua bahan tersebut disajikan bersama kuah dari kaldu ayam. Ada suwiran ayamnya, pula. Jadi, bila Anda ingin menyantap sajian lengkap, buatlah makanan dari resep pangsit pengantin khas Bogor ini!

Bahan:

  • 1 ons soun, rendam sebentar
  • 1 ons kol, iris halus
  • 1 ons wortel, kupas dan iris korek api memanjang
  • 1 ons buncis, siangi dan iris menyerong
  • 2 batang daun bawang, iris halus

Bahan Pangsit:

  • 20 lembar kulit pangsit siap pakai
  • 1 ons paha ayam fillet, cincang halus
  • ½ ons udang, cincang kasar
  • 25 ml air es
  • 1 butir putih telur
  • 1 batang daun bawang, iris-iris
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • ¾ ons tepung sagu
  • ½ sendok teh gula pasir
  • ¾ sendok teh garam
  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan Kulit Rolade:

  • ¼ sendok teh garam
  • 2 butir telur, dikocok lepas

Bahan Isian Rolade:

  • 1 ons daging ayam giling
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • ½ sendok teh minyak wijen
  • ½ sendok teh garam
  • 1 butir putih telur

Bahan Kuah:

  • ½ ekor ayam
  • 1 ¾ liter air
  • 1 batang seledri, ikat
  • 1 sendok makan garam
  • 3 siung bawang putih goreng utuh, memarkan
  • ½ sendok makan gula pasir
  • ½ sendok teh merica bubuk
  • ½ sendok teh minyak wijen

Cara Membuat:

  1. Pertama, ambil semua sayuran seperti irisan kol, wortel dan juga buncis serta daun bawang untuk dicuci dengan air. Tiriskan
  2. Lalu lakukan hal yang sama pada daging ayam, udang dan fillet paha ayam sebelum mencincangnya.
  3. Kedua, rebuslah potongan buncis selama beberapa saat. Tiriskan
  4. Kemudian buatlah pangsitnya dulu dengan mencampur cincangan ayam serta udang bersama bawang putih, telur, daun bawang, garam, merica, gula dan air.
  5. Sesudah itu, masukkan tepung sagu dan aduk rata. Sendokkan adonan ke kulit pangsit, lipatlah membentuk segitiga dengan merapatkan setiap ujungnya
  6. Ulangi langkah tersebut sampai adonan dan kulit pangsit habis. Lalu goreng dalam minyak panas dengan api sedang saja hingga matang. Tiriskan
  7. Setelah itu, buat rolade dengan mengocok rata telur bersama garam. Buatlah dadar tipis di pan dengan ukuran 20 cm sampai habis
  8. Berikutnya, aduk rata semua bahan isi rolade dan oleskan ke dalam dadar telur yang dialasi plastik. Gulung serta ikat ujungnya dengan tali
  9. Selanjutnya, kukuslah rolade selama setengah jam hingga matang. Dinginkan dulu lalu potong menyerong
  10. Berikutnya, rebus ayam dalam bahan kuah hingga empuk. Angkat dan suwir-suwir sesuai selera.
  11. Ukurlah kaldunya kurang lebih 1 ½ liter lalu didihkan kembali bersama bawang putih dan seledri
  12. Beri garam, gula, merica serta minyak wijen sambil diaduk rata.
  13. Terakhir, tata soun, potongan wortel, kol, buncis, suwiran ayam, rolade dan pangsit goreng. Siramlah dengan kaldu panas
  14. Jangan lupa taburi daun bawang dan siap disajikan!

Baca Juga : Resep Membuat Acar Khas Riau
Resep pangsit pengantin khas Bogor di atas akan menghasilkan 5 porsi sajian. Selamat menikmati dan salam koki!