Showing posts with label Masakan Khas Pekalongan. Show all posts
Showing posts with label Masakan Khas Pekalongan. Show all posts

Resep Membuat Megono Tenggiri Khas Pekalongan

Resep Megono Tenggiri Khas Pekalongan – Pernah mencoba nasi megono khas Pekalongan? Sajian tersebut berbahan utama nangka muda, yang kita tahu juga merupakan bahan utama pembuatan gudeg. Pernah disebut-sebut bahwa nasi megono adalah gudeg versi lain. Namun, jika diperhatikan terutama dari rasanya sedikit berbeda.

Gudeg menggunakan santan, sedangkan nasi megono tidak. Justru nasi megono ini bahan-bahannya dikukus bersama parutan kelapa. Rasanya jadi unik dan lebih gurih daripada gudeg yang cenderung manis tersebut. Berkat nasi megono tersebut, ada juga sajian bernama sama dari Pekalongan. Ada dalam resep megono tenggiri khas Pekalongan yang kami bahas kali ini.
Megono Tenggiri Khas Pekalongan
Megono Tenggiri Khas Pekalongan
Jika diperhatikan, proses memasak keduanya hampir sama. Hanya saja, megono tenggiri selain menggunakan ikan tenggiri juga dicampur cacahan nangka muda, pete, daun melinjo serta bunga kecombrang. Sajian ini diolah mirip dengan botok, karena dikukus bersama parutan kelapa pada resep megono tenggiri khas Pekalongan.

Ada yang membungkusnya dengan daun pisang pada saat penyajian, namun ada pula yang tidak. Sebenarnya, tergantung dari masing-masing pembuat. Anda sendiri bagaimana? Mau mencoba resep megono tenggiri khas Pekalongan ini?

Bahan:

  • 1.000 gram nangka muda, cacah halus
  • 250 gram ikan tenggiri
  • 100 gram pete, potong kecil-kecil dan iris halus
  • 100 gram daun melinjo, iris halus
  • 1 butir kelapa setengah muda
  • 1 potong bunga kecombrang, iris halus
  • 5 buah cabai merah, iris halus
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus:

  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas kencur
  • 1 sendok teh ketumbar
  • Terasi secukupnya
  • 3 butir kemiri
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 5 butir bawang putih
  • 5 buah cabai merah
  • 7 butir bawang merah

Bumbu Lainnya:

  • 1 jari lengkuas
  • 2 batang serai
  • 3 lembar daun salam

Cara Membuat:

  1. Pertama, persiapkan bahan-bahan dan bumbu yang diperlukan untuk mengolah megono tenggiri khas Pekalongan
  2. Kedua, cuci bersih ikan tenggiri supaya kotorannya hilang. Tiriskan airnya
  3. Lalu panaskan minyak untuk menggoreng ikan tenggiri tersebut hingga matang. Angkat dan ambil dagingnya saja
  4. Kemudian, potong-potong ikan tenggiri dengan ukuran sesuai selera. Sisihkan dulu
  5. Setelah itu, parut kelapa dan campurkan dengan bumbu halus sampai rata.
  6. Selanjutnya, masukkan irisan daun melinjo, bunga kecombrang, pete dan cabai merah sambil diaduk hingga rata
  7. Terakhir, kukuslah campuran tersebut hingga matang. Angkat
  8. Sajikan megono tenggiri di piring saji dan lekas dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Nasi Merah Bakar Khas Sulawesi Utara
Itulah tadi resep megono tenggiri khas Pekalongan. Selamat menikmati sajian buatan Anda dan semoga saja resep kali ini menguntungkan. Semoga berhasil dan salam koki untuk Anda!

Resep Membuat Kue Adas Khas Pekalongan

Resep Kue Adas Khas Pekalongan – Pindang tetel, pindang kecap, kambing bakar mathbi ataupun kopi tahlil adalah beberapa kuliner khas Pekalongan yang telah kami bahas. Pindang tetel sendiri berbahan utama tetelan sapi, pindang kecap dari daging kambing yang sama dengan kambing bakar mathbi, sedangkan kopi tahlil adalah minuman khas Pekalongan yang bisa dibilang unik sendiri.

Kesemua kuliner itu, punya keunikan dari segi rasa maupun proses pembuatan. Jadi, tidak salah jika pindang tetel maupun yang lainnya menjadi ikon kota Pekalongan dari segi kulinernya. Jika ingin mencicipi kue, Pekalongan juga punya kue adas. Kue dari resep kue adas khas Pekalongan ini juga tidak kalah unik dengan masakan-masakan serta minuman di atas.
Kue Adas Khas Pekalongan
Kue Adas Khas Pekalongan
Kenapa dinamakan adas? Kami masih belum pasti terhadap sejarah nama kue unik tersebut. Namun, jika ingin lebih menggalinya akan ditemukan satu bukti yang mengarah pada nama tersebut. Ada bahan berupa adas manis dalam resep kue adas khas Pekalongan. Mungkin warga sekitar menamainya agar lebih gampang disebut dan sebagainya.

Perlu diketahui, sajian dari resep kue adas khas Pekalongan ini biasa disajikan saat hari raya Idul Fitri atau lebaran. Mungkin hanya pada saat itulah kue adas banyak ditemukan. Kadang, sajian ini membuat kangen masyarakat sekitar bahkan yang sedang merantau ke daerah lainnya untuk mencari pekerjaan dan sebagainya.

Jika Anda salah satu dari mereka, janganlah khawatir. Anda bisa membuat kue adas ini kapanpun Anda mau. Dengan resep kue adas khas Pekalongan di bawah ini, semua masalah akan hilang dalam sekejap. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Bahan:
  • ½ kg tepung terigu
  • 8 sendok teh gula pasir
  • 4 sendok makan mentega blue band
  • ¼ butir kelapa, diparut
  • ½ sendok makan adas manis
  • Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
  1. Pertama, siapkanlah bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah kue adas khas Pekalongan
  2. Kedua, ambil wadah untuk mencampurkan tepung terigu bersama gula pasir hingga merata.
  3. Lalu masukkan mentega bersama adas manis, uleni sampai kalis dan tidak lengket lagi sambil memasukkan parutan kelapa
  4. Kemudian, bentuk adonan menjadi pipih setelah itu potong-potong dadu kecil atau dibentuk sesuai selera
  5. Jika sudah, panaskan minyak secukupnya untuk menggoreng kue adas sampai berubah warna menjadi kuning kecoklatan
  6. Terakhir, angkat dan tiriskan kue adas lalu sajikan di piring saji sebelum memasukkannya dalam toples
Baca Juga : Resep Membuat Kue Tobu’u Khas Gorontalo
Demikianlah resep kue adas khas Pekalongan yang bisa kami berikan untuk Anda. Apabila Anda merasa kesulitan, baca kembali dari awal. Siapa tahu ada langkah-langkah yang kelewatan. Selamat menikmati sajian buatan Anda bersama keluarga. Salam koki!

Resep Membuat Kripik Ikan Khas Pekalongan

Resep Kripik Ikan Khas Pekalongan – Sebelum ini, kami sudah membahas bagaimana lezatnya kopi tahlil. Kopi tersebut, sesuai namanya, merupakan minuman yang disajikan orang Pekalongan dalam acara tahlilan atau peringatan orang meninggal dalam Islam. Namanya memang kopi tahlil, seolah seperti kopi biasa, tapi dalam proses pengolahannya terdapat aneka rempah yang mampu memberikan kepuasan tersendiri untuk Anda.

Walaupun kopi tahlil bukan sembarang kopi, dalam menyeruputnya Anda tetap menggunakan pendamping yang sama seperti ketika meminum kopi biasa. Bisa dengan kue, camilan kue kering, ataupun jajanan dan gorengan lainnya. Yang paling populer di sana adalah mendoan dan ketan kinca, cocok dengan rasa pahit kopi tahlil. Jika aneka keripik, kami merekomendasikan resep kripik ikan khas Pekalongan ini.
Kripik Ikan Khas Pekalongan
Kripik Ikan Khas Pekalongan
Kripik tersebut juga cocok menjadi pendamping minum kopi tahlil. Apalagi kalau dicocolkan dengan saus sambal dan sebagainya. Pada resep kripik ikan khas Pekalongan ini, bahan utama pembuatnya adalah daging ikan lele. Tidak umum, bukan? Tidak seperti kripik ikan pada umumnya. Namun, bagi Anda yang belum pernah menyantap daging lele, kripik ini sangat direkomendasikan.

Daripada menunggu lama, mendingan langsung saja mengolahnya dengan resep kripik ikan khas Pekalongan di bawah ini!

Bahan:

  • ½ kg daging ikan lele tanpa tulang
  • ½ kg tepung tapioka
  • 100 ml air
  • 2 butir telur bebek
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Pertama, silahkan menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk mengolah kripik ikan khas Pekalongan
  2. Kedua, cuci bersih daging ikan lele yang sudah dipisahkan dari tulangnya, termasuk tulang-tulang kecil yang ada di sekitar daging
  3. Lalu kukuslah ikan lele tersebut sampai matang dan dinginkan dulu dalam suhu ruangan saja.
  4. Kemudian, haluskan ikan lele kukus dengan cara digiling atau diblender maupun ditumbuk secara manual saja
  5. Setelah itu, dalam sebuah wadah campurkan tepung tapioka bersama air dan masukkan daging ikan lele halus tersebut
  6. Selanjutnya, tambahkan garam, telur bebek dan gula pasir sambil diaduk-aduk dan diuleni hingga rata serta kalis
  7. Berikutnya, masukkan adonan ke dalam plastik kecil dan padatkan.
  8. Sesudah itu, kukus kembali bungkusan plastik tersebut sampai matang. Angkat lalu dinginkan dulu
  9. Terakhir, potong-potong tipis adonan yang sudah dikukus dan jemur selama beberapa saat sampai kering
  10. Panaskan minyak untuk menggoreng kripik ikan mentah tersebut hingga kering. Tiriskan
  11. Hidangan kripik ikan khas Pekalongan siap disajikan dan dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Mandai Goreng Khas Kalimantan Selatan
Demikian resep kripik ikan khas Pekalongan. Dalam pembuatannya, Anda bisa mengganti ikan lele dengan ikan jenis lainnya, seperti nila ataupun gurami. Semoga resep ini bermanfaat dan salam koki untuk Anda!

Resep Membuat Kluban Bothok Khas Pekalongan

Resep Kluban Bothok Khas Pekalongan - Pernah mendengar kambing bakar mathbi khas Pekalongan? Makanan tersebut sangatlah lezat dan menjadi salah satu ikon kota itu. Kambing bakar mathbi sendiri dimasak dengan aneka rempah-rempah yang membuat lezatnya lebih terasa. Rahasia kelezatannya sendiri terletak pada proses memasaknya, dimana pada saat dibakar setiap 10 menit daging diolesi minyak zaitun.

Nah, jika kambing bakar mathbi sudah tuntas dibahas, kami akan mencoba mengenalkan kluban bothok pada Anda yang juga makanan khas Pekalongan. Kluban bothok ini tidak berbeda dengan urap yang sering Anda santap. Bahan-bahan yang digunakan dalam resep kluban bothok khas Pekalongan juga hampir sama.
Kluban Bothok Khas Pekalongan
Kluban Bothok Khas Pekalongan
Ada kacang panjang, kangkung, tauge dan tentunya campuran kelapa parut. Yang kali ini lebih lengkap, ada rasa pedasnya, gurihnya, manisnya sekaligus asin yang berpadu menjadi satu dalam resep kluban bothok khas Pekalongan. Yang unik lagi, ada tambahan berupa terasi yang akan membuat rasa kluban bothok semakin sedap.

Bahan:

  • 6 lonjor kacang panjang, potong-potong sesuai selera
  • 6 tangkai kangkung, petiki daunnya
  • 2 genggam tauge, disiangi
  • ½ butir kelapa parut
  • 3 buah cabai merah, dihaluskan
  • 2 ruas kencur, dihaluskan
  • 2 siung bawang putih, dihaluskan
  • 2 butir bawang merah, dihaluskan
  • 2 sendok teh garam, dihaluskan
  • 1 ½ sendok makan gula pasir
  • ½ sendok teh terasi, dihaluskan
  • 3 ½ gelas air
  • 3 sendok makan minyak goreng

Cara Membuat:

  1. Pertama, silahkan menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah kluban bothok khas Pekalongan
  2. Kedua, cuci bersih potongan kacang panjang, kangkung dan tauge. Tiriskan airnya
  3. Lalu rebus 3 gelas air hingga mendidih. Masukkan potongan kangkung dan masak selama 3 menit. Angkat dan tiriskan
  4. Kemudian rebus juga potongan kacang panjang kira-kira 5 menit saja. Tiriskan juga
  5. Selanjutnya, matikan api lalu masukkan tauge sebentar. Angkat lalu sisihkan bersama sayuran lainnya
  6. Berikutnya, panaskan minyak sedikit untuk menumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Gunakan api sedang
  7. Setelah itu, masukkan parutan kelapa dan aduk. Biarkan dimasak selama 10 menit saja
  8. Sesudahnya, tuangi sisa air bersama gula pasir dan garam sambil diaduk rata dan dimasak kembali selama 5 menit. Angkat
  9. Terakhir, tata sayuran yang sudah direbus di piring atau wadah saji. Kemudian taburi atau tuang campuran kelapa parut tadi
  10. Aduk-aduk sedikit dan kluban bothok khas Pekalongan siap disajikan

Baca Juga  : Resep Membuat Paisan Lais Khas Kalimantan Selatan
Demikianlah resep kluban bothok khas Pekalongan. Anda bisa mengganti kangkung dengan kenikir atau sayuran hijau lainnya jika tidak menyukai kangkung tersebut. Tambahkan takaran bumbu bila perlu. Selamat menikmati dan salam koki!

Resep Membuat Kambing Bakar Mathbi Khas Pekalongan

Resep Kambing Bakar Mathbi Khas Pekalongan – Daging kambing merupakan bahan makanan hewani yang paling terkenal kelezatannya, selain daging sapi dan daging ayam. Di berbagai daerah bisa Anda temukan aneka olahan daging kambing, baik itu dijadikan hidangan berkuah seperti gula, dibakar seperti sate dan juga diolah menjadi sajian lainnya.

Berbicara soal bakar-bakaran, di Pekalongan ada juga sajian kambing bakar. Namanya tidak jauh-jauh dari itu, kok. Hanya menambahkan mathbi di bagian belakangnya. Sajian dari resep kambing bakar mathbi khas Pekalongan ini kalau tidak dibakar di atas arang juga dioven. Tergantung, cara mana yang Anda pilih.
Kambing Bakar Mathbi Khas Pekalongan
Kambing Bakar Mathbi Khas Pekalongan
Sebelum mulai mengolahnya, resep kambing bakar mathbi khas Pekalongan akan memberikan informasi mengenai daging kambing terlebih dahulu. Daging kambing ini, dibalik anggapan orang-orang memiliki kolesterol tinggi, juga bermanfaat bagi tubuh. Sebab, terdapat kandungan vitamin B3 yang mampu meningkatkan kolesterol baik juga dalam tubuh.

Dan di samping itu semua, memberikan keuntungan lain, dimana tekstur daging kambing sendiri sangat khas. Apalagi rasanya yang lezat dan resep kambing bakar mathbi khas Pekalongan menggunakan paha kambing sebagai rahasia kelezatannya. Sedikit tips, rebuslah daging kambing bersama bumbu terlebih dahulu supaya bau amisnya hilang.

Bahan:

  • 1 kg paha kambing

Bumbu Marinade atau Rendaman:

  • 1 ½ liter air
  • 1 ons bawang putih, dihaluskan
  • ½ ons bawang merah, dihaluskan
  • ½ ons ketumbar, dihaluskan
  • 20 gram garam

Bahan Olesan:

  • 50 ml mentega cair
  • 75 ml madu
  • 75 ml minyak zaitun

Bahan Saus Kecap:

  • 300 ml kecap manis
  • ½ ons bawang merah, iris kasar
  • ¼ ons cabai rawit hijau, iris kasar
  • 1 ½ ons tomat, iris kasar
  • 1 buah lemon, peras airnya

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan dan bumbu yang dibutuhkan untuk mengolah sajian kambing bakar mathbi di atas
  2. Kedua, cuci bersih paha kambing yang sudah ditimbang. Rebuslah daging dalam air yang sudah dipanaskan dulu selama beberapa saat
  3. Lalu tambahkan bawang putih, bawang merah dan ketumbar halus bersama garam ke dalam rebusan daging
  4. Kemudian, tetap aduk daging dan rebus menggunakan api sedang hingga daging kambing terlepas dari tulangnya
  5. Setelah itu, angkatlah daging kambing tersebut dan dinginkan selama beberapa saat.
  6. Selanjutnya, beri olesan mentega, minyak zaitun dan madu pada seluruh permukaan daging hingga merata
  7. Berikutnya, nyalakan oven atau arang untuk membakar kambing dengan api atau arang sedang selama 20 menit. Gunakan suhu kurang lebih 250 derajat Celcius untuk oven
  8. Selama proses pembakaran, olesi daging menggunakan minyak zaitun, sekitar 10 menit sekali supaya daging tidak kering
  9. Jika daging sudah matang, angkat dan sajikan di piring saji bersama saus kecap yang sudah dicampur rata
  10. Terakhir, selamat menikmati sajian kambing bakar mathbi buatan Anda!

Baca Juga : Resep Membuat Saluang Goreng Khas Kalimantan Selatan
Itulah resep kambing bakar mathbi khas Pekalongan yang bisa menghasilkan sajian untuk 6 orang selama kurang lebih 1 ½ jam. Untuk saus kecapnya, Anda bisa melumurkan pada seluruh bagian kambing atau mencocolkannya seperti yang kami anjurkan di atas. Semoga resep ini bermanfaat dan salam koki!

Resep Membuat Ikan Cucut Panggang Khas Pekalongan

Resep Ikan Cucut Panggang Khas Pekalongan – Pekalongan adalah sebuah kota yang terkenal dengan batiknya. Kota ini ternyata juga memiliki keragaman kuliner yang tidak bisa Anda bayangkan kelezatannya. Namun, jika ingin mencicipi kuliner-kuliner tersebut Anda harus berkunjung ke sana. Karena sebagian besar sajian asal Pekalongan belum sampai tersebut ke seluruh daerah lainnya.

Penasaran apa saja kuliner tersebut? Ada kambing bakar mathbi, garang asem, cumi hitam, kue adas dan tentunya kopi tahlil. Kambing bakar mathbi, sebuah hidangan unik yang berbahan utama paha kambing. Sesuai dengan namanya, sajian ini diolah dengan cara dipanggang atau dibakar. Sedikit memiliki persamaan dengan resep ikan cucut panggang khas Pekalongan.

Bedanya, pada sajian yang kedua menggunakan bahan utama ikan pari asap. Bumbu-bumbu yang digunakanpun juga lebih simple, sedikit lebih gurih dengan adanya tauco. Bumbu lainnya, seperti campuran cabai, bawang serta penyedap rasa memberikan kekhasan aroma sekaligus kelezatan rasa yang berbeda dalam resep ikan cucut panggang khas Pekalongan tersebut.

Saat mengolahnya, Anda harus memperhatikan takaran bahan dan bumbu. Di bawah ini kami sengaja memberikan kebebasan pada Anda untuk menakar garam dan kecapnya sesuai selera. Asal, jangan gunakan keduanya dalam jumlah banyak. Selamat mencoba resep ikan cucut panggang khas Pekalongan.

Bahan:

  • 4 ekor ikan pari asap
  • 4 buah cabai merah
  • 5 buah cabai rawit
  • 7 butir bawang merah
  • 1 butir bawang putih
  • 3 lembar daun salam
  • 1 sendok makan tauco
  • 1 ruas laos, geprek
  • Daun bawang secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Kecap manis secukupnya
  • Air secukupnya

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah ikan cucut panggang khas Pekalongan
  2. Kedua, cuci bersih ikan pari yang sudah disiapkan, kemudian goreng dalam minyak panas hingga matang. Tiriskan
  3. Lalu iris-iris bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan cabai merah sesuai selera.
  4. Kemudian, panaskan minyak sedikit untuk menumis bumbu iris tersebut bersama lengkuas, daun salam serta tauco
  5. Selanjutnya, tuangi air secukupnya dan tunggu sampai sajian mendidih sambil diaduk rata.
  6. Berikutnya, masukkan irisan daun bawang sambil diaduk sebentar hingga agak layu
  7. Setelah itu, masukkan ikan pari goreng dan tuangi kecap beserta garam secukupnya. Aduk sampai rata dan matang
  8. Terakhir, cicipi rasanya apakah sudah pas. Jika sudah, angkat dan tuangkan di mangkuk saji.
  9. Hidangan ikan cucut panggang khas Pekalongan siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Serawa Lombok Khas Kalimantan Selatan
Demikianlah resep ikan cucut panggang khas Pekalongan, Jawa Tengah. Semoga sajian Anda tersaji dengan istimewa, sesuai keinginan. Santap bersama nasi putih hangat beserta kerupuk goreng. Selamat menikmatinya dan salam koki untuk Anda.