Showing posts with label Aneka Resep Kue. Show all posts
Showing posts with label Aneka Resep Kue. Show all posts

Resep Membuat Kue Adas Khas Pekalongan

Resep Kue Adas Khas Pekalongan – Pindang tetel, pindang kecap, kambing bakar mathbi ataupun kopi tahlil adalah beberapa kuliner khas Pekalongan yang telah kami bahas. Pindang tetel sendiri berbahan utama tetelan sapi, pindang kecap dari daging kambing yang sama dengan kambing bakar mathbi, sedangkan kopi tahlil adalah minuman khas Pekalongan yang bisa dibilang unik sendiri.

Kesemua kuliner itu, punya keunikan dari segi rasa maupun proses pembuatan. Jadi, tidak salah jika pindang tetel maupun yang lainnya menjadi ikon kota Pekalongan dari segi kulinernya. Jika ingin mencicipi kue, Pekalongan juga punya kue adas. Kue dari resep kue adas khas Pekalongan ini juga tidak kalah unik dengan masakan-masakan serta minuman di atas.
Kue Adas Khas Pekalongan
Kue Adas Khas Pekalongan
Kenapa dinamakan adas? Kami masih belum pasti terhadap sejarah nama kue unik tersebut. Namun, jika ingin lebih menggalinya akan ditemukan satu bukti yang mengarah pada nama tersebut. Ada bahan berupa adas manis dalam resep kue adas khas Pekalongan. Mungkin warga sekitar menamainya agar lebih gampang disebut dan sebagainya.

Perlu diketahui, sajian dari resep kue adas khas Pekalongan ini biasa disajikan saat hari raya Idul Fitri atau lebaran. Mungkin hanya pada saat itulah kue adas banyak ditemukan. Kadang, sajian ini membuat kangen masyarakat sekitar bahkan yang sedang merantau ke daerah lainnya untuk mencari pekerjaan dan sebagainya.

Jika Anda salah satu dari mereka, janganlah khawatir. Anda bisa membuat kue adas ini kapanpun Anda mau. Dengan resep kue adas khas Pekalongan di bawah ini, semua masalah akan hilang dalam sekejap. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Bahan:
  • ½ kg tepung terigu
  • 8 sendok teh gula pasir
  • 4 sendok makan mentega blue band
  • ¼ butir kelapa, diparut
  • ½ sendok makan adas manis
  • Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
  1. Pertama, siapkanlah bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah kue adas khas Pekalongan
  2. Kedua, ambil wadah untuk mencampurkan tepung terigu bersama gula pasir hingga merata.
  3. Lalu masukkan mentega bersama adas manis, uleni sampai kalis dan tidak lengket lagi sambil memasukkan parutan kelapa
  4. Kemudian, bentuk adonan menjadi pipih setelah itu potong-potong dadu kecil atau dibentuk sesuai selera
  5. Jika sudah, panaskan minyak secukupnya untuk menggoreng kue adas sampai berubah warna menjadi kuning kecoklatan
  6. Terakhir, angkat dan tiriskan kue adas lalu sajikan di piring saji sebelum memasukkannya dalam toples
Baca Juga : Resep Membuat Kue Tobu’u Khas Gorontalo
Demikianlah resep kue adas khas Pekalongan yang bisa kami berikan untuk Anda. Apabila Anda merasa kesulitan, baca kembali dari awal. Siapa tahu ada langkah-langkah yang kelewatan. Selamat menikmati sajian buatan Anda bersama keluarga. Salam koki!

Resep Membuat Kue Moho Khas Pati

Resep Kue Moho Khas Pati – Pati adalah sebuah kota kecil yang biasa saja, seperti kota lain pada umumnya. Akan tetapi, Anda akan tercengang mendengar bahwa kota kecil ini memiliki sajian kuliner yang beragam dan juga unik. Salah satunya, yang akan kami bahas kali ini adalah terdapat dalam resep kue moho khas Pati.

Kue moho sendiri merupakan jajanan pasar atau kue tradisional yang saat ini juga semakin jarang ditemukan. Kue tersebut mungkin masih asing bagi Anda, terutama yang bukan merupakan warga Jawa Tengah atau Pati, khususnya. Namun, jika sudah melihat bentuknya Anda pasti akan langsung mengenali sajian resep kue moho khas Pati ini sebagai bolu kukus.
Kue Moho Khas Pati
Kue Moho Khas Pati
Memang bentuknya sekilas sangat mirip. Apalagi bagian atasnya mekar dan biasa dibungkus daun pisang atau plastik. Rasanya juga sangat manis, serta memiliki warna yang pada umumnya bisa dikatakan sama dengan bolu kukus, yaitu perpaduan merah dan putih. Unik? Penasaran untuk mencoba? Baca kelanjutan resep kue moho khas Pati di bawah ini!

Bahan Biang:
  • 3 sendok makan tepung beras, untuk biang
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 75 ml air
Bahan Adonan:
  • 3 ons tepung beras
  • 1 ons tepung terigu
  • ¼ kg gula pasir
  • ¼ liter air
  • 75 ml air daun suji
Bahan Areh:
  • 350 ml santan dari ½ butir kelapa
  • ½ sendok teh garam
Cara Membuat:
  1. Pertama, siapkanlah bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat olahan kue moho khas Pati
  2. Kedua, buatlah biang terlebih dahulu dengan mencampur tepung beras bersama ragi serta air sedikit
  3. Lalu diamkan adonan biang tersebut selama setengah jam.
  4. Sementara itu, campurkan tepung terigu, tepung beras dan gula pasir pada adonan. Aduk hingga rata
  5. Kemudian, masukkan adonan biang ke dalamnya dan aduk kembali selama seperempat jam.
  6. Setelah itu, beri air daun suji dan aduk perlahan hingga adonan menjadi licin
  7. Selanjutnya, tuangkan santan dalam adonan sambil dikeplok-keplok selama beberapa saat.
  8. Berikutnya, tambahkan garam dan aduk sebentar. Diamkan kembali selama kurang lebih satu jam
  9. Sesudahnya, panaskan cetakan kue moho dan tuangkan adonan secukupnya ke dalam cetakan tersebut. Kukus selama kira-kira 25 menit.
  10. Terakhir, angkat cetakan dan keluarkan kue moho pandan dari cetakan itu. Sajian kue moho siap ditata di piring saji untuk dinikmati bersama

Baca Juga : Resep Membuat Jaruk Tarap Khas Kalimantan Selatan
Resep kue moho khas Pati di atas akan menghasilkan 15 buah sajian. Sajikan bersama kehangatan teh manis ataupun secangkir kopi hangat bersama keluarga Anda. Semoga sajian ini memberikan energi positif bagi Anda yang mencicipinya. Selamat menikmati dan salam koki!

Resep Membuat Kue Legondo Khas Jogja

Resep Kue Legondo Khas Jogja – Berkunjung ke Jogja tanpa mampir membeli oleh-oleh rasanya kurang pas. Apalagi Jogja sudah menyediakan Malioboro, tempat perbelanjaan yang mirip seperti pasar, karena kita bisa menawar barang yang akan kita beli. Di samping itu, barang yang dijual juga sangat unik, jadi bisa menarik minat wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Selain itu, Anda juga bisa membeli bakpia pathok, makanan khas Jogja yang banyak dijual di sekitar Malioboro. Jajanan lainnya seperti wajik, yangko dan rengginang juga bisa dibeli dengan mudah di sana. Nah, yang akan kami kenalkan pada Anda kali ini adalah resep kue legondo khas Jogja. Belum mengenal kue ini, kah?
Kue Legondo Khas Jogja
Apabila Anda berkunjung ke daerah Kotagede, Jogja pasti akan menemukan jajanan yang satu ini. Kue legondo merupakan sajian yang terbuat dari beras ketan dengan isian pisang raja kukus. Sajian dari resep kue legondo khas Jogja ini menjadi hantaran pernikahan oleh masyarakat sekitar. Penasaran dengan cerita dibalik nama kue unik itu?

Legondo atau legondho merupakan kependekan dari leganing kondho yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan enaknya omongan. Mungkin kue ini dulu dicicipi satu orang dan disebar-sebarkan pada orang lain karena kelezatannya sehingga terbentuklah nama legondo itu. Bisa diartikan, enaknya sama seperti omongan orang oleh resep kue legondo khas Jogja.

Bahan:

  • 500 gram beras ketan putih
  • 80 gram gula pasir
  • 1 gelas santan kental dari 1 butir kelapa
  • 2 lembar daun pandan
  • Garam secukupnya
  • Pisang raja secukupnya
  • Daun pisang secukupnya
  • Tali bambu secukupnya

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah kue legondo khas Jogja
  2. Kedua, cucilah beras ketan putih lalu rendam selama 2 jam dalam air. Tiriskan
  3. Kemudian kukus pisang raja selama beberapa saat, angkat dan kupas. Potong-potong pisang raja tersebut menjadi dua memanjang
  4. Lalu ambil pengukus untuk menukus beras ketan hingga setengah matang, kurang lebih seperempat jam
  5. Selanjutnya, dalam wadah lain masak santan bersama gula pasir, garam serta daun pandan hingga mendidih
  6. Berikutnya, masukkan beras ketan yang sudah dimasak setengah matang dalam campuran santan mendidih tersebut
  7. Sesudahnya, keciklan api dan aduk sampai santan menyusut habis. Angkat
  8. Setelah itu, ambil adonan sedikit saja untuk diletakkan pada selembar daun pisang. Pipihkan adonan tersebut, lalu isi dengan potongan pisang di tengahnya
  9. Kemudian gulunglah sampai pisang tertutup adonan dan bungkus dengan diikat tali bambu sampai rapat
  10. Ulangilah langkah-langkah tersebut hingga selesai lalu kukus kembali hingga benar-benar matang
  11. Terakhir, angkat dan sajikan kue legondo khas Jogja di piring saji untuk segera bisa dinikmati!

Baca Juga : Resep Membuat Kapala Udang Belimbing Tunjuk Khas Kalimantan Selatan
Itulah resep kue legondo khas Jogja. Karena kue tersebut sangat jarang ditemukan di daerah lainnya, Anda bisa mencoba membuatnya sesuka hati selama ada resep dari kami. Salam koki!

Resep Membuat Serabi Ngampin Khas Semarang

Resep Serabi Ngampin Khas Semarang – Selain Solo, Semarang juga memiliki sajian khas serabi. Nama serabi tersebut adalah serabi ngampin, yang diambil dari nama jalan lokasi penjualnya. Adalah Jalan Raya Ngampin, jalur antara Semarang dan Jogja.

Serabi ini mirip dengan serabi kocor, karena disajikan dengan kuah santan. Perbedaannya terletak pada proses penyajian resep serabi ngampin khas Semarang. Di bagian tengah serabi, terdapat adonan berwarna hijau. Warnanya jadi putih di bagian luar dan hijau di bagian tengahnya.
Serabi Ngampin Khas Semarang
Serabi Ngampin Khas Semarang
Rasa serabi ngampin ini juga lebih gurih, karena dibuat dalam wajan tanah liat yang sebelumnya diberi parutan kelapa. Aromanya pasti khas, ya! Proses memasaknya dengan resep serabi ngampin khas Semarang cukup mudah, kok. Mari mencoba!

Bahan Serabi:

  • 2 ons tepung beras
  • ¼ ons tepung terigu dengan protein sedang
  • ¼ ons gula pasir
  • 450 ml santan dari ½ butir kelapa
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • ½ sendok teh ragi instan
  • ¾ sendok teh garam
  • 3 tetes pewarna hijau
  • Parutan kelapa secukupnya

Bahan Olesan:

  • 200 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 1 lembar daun pandan
  • Sepucuk sendok teh garam

Bahan Kuah:

  • ½ liter santan dari ½ butir kelapa
  • 1 ¼ ons gula merah, sisir halus
  • ¼ ons gula pasir
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • ¼ sendok teh garam

Cara Membuat:

  1. Pertama, persiapkan bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuat olahan serabi ngampin
  2. Kedua, buat serabinya dulu dengan merebus santan bersama garam dan daun pandan sembari diaduk hingga mendidih
  3. Lalu ukur santan menjadi 425 ml saja. Biarkan hangat atau suam-suam kuku dulu
  4. Kemudian campurkan tepung beras, tepung terigu, ragi instan dan gula pasir dalam wadah lain.
  5. Selanjutnya, beri kocokan telur dan tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni. Keplok-keplok adonan selama 20 menit
  6. Kalau sudah, diamkan adonan selama setengah jam. Sementara itu, rebus bahan olesan secara bersama hingga mendidih. Sisihkan
  7. Berikutnya, ambil ¼ adonan serabi atau sekitar 1 ½ ons dan beri pewarna hijau tua. Aduk sampai rata.
  8. Setelah itu, panaskan wajan serabi dari tanah liat bersama parutan kelapa. Sesudah panas, buang parutan kelapa tersebut
  9. Lalu tuangkan satu sendok sayur adonan ke dalamnya. Beri sedikit adonan hijau tua tadi di tengahnya.
  10. Tunggu sampai serabi berlubang atau berpori. Kecilkan api lalu tutup dan masak hingga matang.
  11. Kemudian angkat dan olesi bagian atasnya dengan bahan olesan. Ulangi sampai selesai
  12. Terakhir, buat saus serabi dengan merebus santan bersama bahan lainnya hingga mendidih. Saring kuah tersebut
  13. Hidangkan serabi bersama siraman saus. Hidangan siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Petis Kangkung Khas Semarang
Resep serabi ngampin khas Semarang di atas akan menghasilkan 16 buah sajian. Selamat menikmatinya dengan kuah yang masih hangat. Jadikan serabi ngampin sebagai menu sarapan pagi paling lezat. Salam koki!

Resep Membuat Martabak Legi Mini Khas Kebumen

Resep Martabak Legi Mini Khas Kebumen – Martabak terbagi menjadi dua, yaitu martabak telur dan martabak manis. Kalau di daerah Jawa, martabak manis juga biasa disebut martabak legi. Tak terkecuali dengan di daerah Kebumen, Jawa Tengah. Meskipun sama-sama dibuat dengan bahan yang sama, setiap daerah tentu memiliki ciri khas dalam proses pengolahan serta penyajian, seperti yang Kebumen lakukan.

Di kota tersebut, martabak legi diolah dengan tepung terigu kualitas bagus serta dicampur kocokan telur, gula pasir dan baking powder yang membuat adonan mengembang. Taburannya juga beraneka ragam, ada gula pasir, meises, keju parut, wijen dan juga susu kental manis yang direkatkan dengan mentega asin sesuai resep martabak legi mini khas Kebumen.
Martabak Legi Mini Khas Kebumen
Martabak Legi Mini Khas Kebumen
Karena Anda mungkin akan melakukan percobaan, kami memberi resep membuat martabak legi mini atau yang berukuran kecil. Jadi, memerlukan bahan-bahan yang tidak terlalu banyak seperti martabak besar pada umumnya. Jadi, mari simak kelanjutan resep martabak legi mini khas Kebumen di bawah ini!

Bahan Kulit:

  • ½ kg tepung terigu dengan protein sedang
  • 1 ons gula pasir
  • 2 butir telur, dikocok lepas
  • 1 sendok teh baking powder
  • ½ sendok teh garam
  • ¼ sendok teh vanili bubuk
  • 650 ml air

Bahan Taburan:

  • 4 sendok makan mentega asin
  • 4 sendok makan gula pasir
  • 8 sendok makan meises
  • 2 ons keju parut
  • 2 sendok teh wijen sangrai
  • 4 sendok makan susu kental manis

Cara Membuat:

  1. Pertama, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah martabak legi khas Kebumen.
  2. Kedua, buatlah kulitnya dulu dengan mengayak tepung terigu bersama baking powder dalam sebuah wadah
  3. Lalu tambahkan gula pasir dan juga kocokan telur ke dalamnya. Beri garam serta vanili bubuk sambil diaduk rata
  4. Kemudian tuangkan air sedikit demi sedikit sembari dikocok menggunakan mixer dengan kecepatan sedang selama 20 menit saja
  5. Setelah itu, diamkan selama satu jam agar mengembang.
  6. Kalau sudah, timbang masing-masing 1 ¼ ons adonan. Tambahkan kuerang lebih ¼ sendok teh baking powder pada masing-masing adonan.
  7. Berikutnya, tuangkan adonan dalam cetakan martabak manis kecil yang sudah dipanaskan sebelumnya dengan api sedang. Masak selama seperempat jam hingga berbusa
  8. Selanjutnya, kecilkan api lalu taburi gula pasir secukupnya dan biarkan berlubang. Tutup cetakan lalu masak hingga matang. Angkat
  9. Terakhir, olesi martabak dengan mentega asin secukupnya kemudian taburi gula pasir, wijen sangrai, meises, keju parut serta susu kental manis
  10. Hidangan martabak legi mini khas Kebumen siap dinikmati

Baca Juga : Resep Membuat Ayam Iloni Khas Gorontalo
Resep martabak legi mini khas Kebumen di atas akan menghasilkan 8 buah sajian. Selamat menikmatinya dan salam koki!