Showing posts with label Tips Memilih Makanan. Show all posts
Showing posts with label Tips Memilih Makanan. Show all posts

Agar Sahur Tak Terlambat, Ini Makanan yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari

Jakarta - Di hari pertama puasa, tubuh beradaptasi dengan perubahan jam biologis. Banyak orang bangun kesiangan saat sahur karena belum terbiasa. Akibatnya, makan sahur jadi terburu-buru atau bahkan terlewat.

Agar bisa bangun sahur tepat waktu dengan tubuh segar, Anda harus tidur berkualitas. Namun, seringkali insomnia dan faktor-faktor lain membuat kita sulit terlelap. Jangan minum obat tidur! Pasalnya, bisa timbul ketergantungan dan membuat Anda kurang bugar keesokan harinya.

Ada cara alami agar tidur Anda berkualitas, yakni dengan menyantap makanan tertentu. Kepada situs The Daily Meal (05/04/11), ahli giziKelly Aronica membagikan informasi mengenai makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi atau dihindari agar tidur berkualitas.

Menurut Aronica, ada kaitan antara karbohidrat dan pelepasan serotonin (hormon yang menimbulkan perasaan senang dan membantu tidur) di otak. Ngemil makanan berkarbohidrat yang rendah protein sejam sebelum tidur bisa menaikkan kadar serotonin. 

Untuk memaksimalkan pelepasan serotonin, Anda memerlukan dua hal. Salah satunya adalah tryptophan, asam amino yang ditemukan di protein hewani sebagai bahan mentah serotonin. Namun, jika Anda menyantap makanan yang tinggi protein, seluruh kadar asam amino yang berbeda naik dan berebut masuk ke otak. Kadar tryptophanpun malah jadi turun di otak.

Ketika mengonsumsi karbohidrat, tubuh melepas insulin yang berfungsi memanfaatkan atau menyimpan kelebihan glukosa, asam amino, dan asam lemak. Jadi, insulin dalam darah mengosongkan seluruh asam amino kecuali tryptophan, sehingga zat ini dapat memasuki otak dengan lancar. Jadi, insulin adalah poin penting kedua untuk pelepasan serotonin secara maksimum.

Karenanya, konsumsilah sedikit protein dan sedikit karbohidrat sejam sebelum tidur. Pasalnya, butuh waktu sejam untuk kadar serotonin naik setelah makan. Anda bisa menyantap roti dengan selai kacang atau telur. 

Selain makanan yang dianjurkan, adapula makanan yang perlu dihindari. Kafein sudah pasti harus dijauhi jika ingin tidur lelap. Zat ini tidak hanya terkandung dalam kopi, tapi juga makanan dan minuman lain serta beberapa jenis obat. Selain itu, hindarilah makanan pedas.

Juga dianjurkan tidak mengonsumsi makanan yang menghasilkan gas perut sehingga Anda tak bisa tidur dengan nyaman. Beberapa di antaranya adalah apel, brokoli, kol, kembang kol, ubi, dan kacang merah. Selain itu, jangan 'balas dendam' saat berbuka puasa dengan makan besar. Hal ini bisa mengganggu tidur Anda.

Jika Anda mengalami kesulitan tidur di malam hari, lakukanlah saran Aronica tersebut. Anda jadi tidur lebih awal, nyenyak, dan bisa bangun sahur tepat waktu dengan tubuh dan pikiran segar!(odi/fit)
sumber:food.detik.com

Resep Anak: Nasi Tim Daging

Nasi tim yang satu ini isinya lengkap, ada daging dan sayuran. Nasi yang gurih sedikit manis ini enak dimakan hangat dengan kaldu. Potonglah sayuran kecil-kecil agar si kecil mudah mengunyahnya.
Bahan:
  • 1 sdm minyak sayur
  • 1/2 sdt minyak wijen
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • 75 g daging sapi cincang
  • 50 g wortel, cincang
  • 2 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 100 g beras, cuci bersih, tiriskan
  • 500 ml kaldu/air
  • Pelengkap:
  • Kaldu ayam
Cara Membuat:
  • Tumis bawang putih hingga kuning.
  • Masukkan daging, aduk hingga berubah warna.
  • Tambahkan jagung dan wortel, adukhingga layu.
  • Tambahkan bumbu dan beras, aduk hingga rata. Angkat.
  • Tuang adonan beras ke dalam 3 buah mangkuk.
  • Tuangi kaldu hingga penuh.
  • Kukus dalam kukusan panas hingga matang.
  • Angkat, sajikan dengan kaldu ayam.
Sajian untuk 3 porsi.

Pilihan Makanan yang Baik untuk Gigi Balita

Jakarta, Masa tumbuh gigi pada balita adalah masa dimana orangtua harus memberikan perhatian ekstra untuk merawat gigi dan mulut anaknya. Berikan makanan yang memiliki nutrisi bagi keseluruhan tubuh dan juga bermanfaat bagi kesehatan gigi anak.

Berikut 5 pilihan makanan yang baik untuk gigi balita, seperti dilansir whattoexpect, Senin (24/09/2012) antara lain:

1. Keju
Keju baik untuk gigi bukan hanya karena kandungan kalsiumnya yang tinggi, tetapi juga mengandung fosfat yang bekerja dengan kalsium untuk menyeimbangkan pH dalam mulut anak. Mulut dengan pH yang seimbang akan menjadi tempat yang kurang ramah bagi bakteri penyebab gigi berlubang.

Kalsium dalam keju juga dapat membantu menjaga kekuatan enamel gigi. Keju umumnya disukai oleh kebanyakan anak, sehingga orang tua tidak akan menemui kesulitan untuk meminta anak memakannya. Tambahkan keju dalam roti untuk sarapan anak dan dapat juga pada jajanan kesukaannya di siang hari.

2. Ubi jalar
Sayuran berwarna-warni ini juga merupakan pilihan yang baik karena merupakan sumber vitamin A, yang membantu membentuk enamel gigi. Tambahkan ubi jalar dalam adonan pancake atau kue favorit anak Anda untuk mendapatkan manfaat sehat untuk gigi anak.

Sumber lain vitamin A yang baik dikonsumsi oleh anak-anak adalah wortel atau brokoli yang dikukus.

3. Jeruk
Vitamin C yang terdapat pada buah-buahan seperti jeruk, kiwi, pepaya, stroberi, dan mangga dapat membantu menjaga kesehatan gusi dan melindungi dari gingivitis. Buah-buahan tersebut juga rendah gula, sehingga meminimalkan kemungkinan pembusukan gigi yang seringkali disebabkan karena permen dan jajanan manis lainnya.

4. Apel
Langit-langit mulut dapat dibersihkan secara alami dengan cara mengunyah potongan apel. Apel dapat menjadi alternatif yang lebih sehat untuk makanan penutup daripada kue coklat.
Makanan seperti apel dan wortel bersifat abrasif dan bertindak seperti sikat gigi mini yang memijat gusi dan membersihkan gigi.

Selain itu, mengunyah apel dapat memproduksi air liur lebih banyak untuk menyapu bakteri penyebab gigi berlubang. Potonglah apel dalam ukuran kubus yang mudah dimakan oleh anak untuk penutup makan siangnya.

5. Air
Air adalah bagian terpenting dari setiap makanan yang baik untuk kesehatan gigi. Tidak seperti jus atau susu, air tidak memiliki efek pembusukan karena tidak mengandung gula, sehingga baik untuk membilas partikel-partikel makanan yang terjebak antara gigi.

Air juga mengandung fluoride, yaitu mineral yang memperkuat enamel gigi. Alih-alih memberikan jus atau minuman berasa lainnya, berikan air putih sebagai teman makan anak.(ir/ir)
sumber: health.detik.com

Hepatitis A Hanya Bisa Menyerang Sekali Seumur Hidup

Jakarta, Hepatitis A memang penyakit yang mudah menular karena virus dapat ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Tapi jangan khawatir, jika Anda sudah pernah terinfeksi hepatitis A maka tubuh akan menjadi kebal dan tak akan mengalami penyakit yang sama seumur hidup.

"Orang yang sudah pernah menderita hepatitis A akan mengembangkan kekebalan yang sifatnya seumur hidup, jadi tidak mungkin terjadi infeksi hepatitis A berulang. Hanya sekali seumur hidup," jelas DR Dr Rino A Gani, SpPD,K-GEH,FINASIM, Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) dalam acara temu media di Sekretariat PB PAPDI, Jakarta, Kamis (24/11/2011).

Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Dalam banyak kasus, infeksi hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah hepatitis B atau C sehingga tidak akan menyebabkan kanker hati.

Hepatitis A adalah tipe hepatitis yang paling ringan dibandingkan hepatitis B dan C, serta termasuk self limiting disease atau penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya bila beristirahat dengan baik. Kasus-kasus ringan hepatitis A biasanya tidak memerlukan pengobatan dan kebanyakan orang yang terinfeksi sembuh sepenuhnya tanpa kerusakan hati permanen.

Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk hepatitis A, sebab infeksinya sendiri biasanya akan sembuh dalam 1-2 bulan. Namun untuk mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan, beberapa langkah penanganan berikut ini akan diberikan saat dirawat di rumah sakit.

1. Istirahat. Tujuannya untuk memberikan energi yang cukup bagi sistem kekebalan tubuh dalam memerangi infeksi.

2. Anti mual. Salah satu dampak dari infeksi hepatitis A adalah rasa mual, yang mengurangi nafsu makan. Dampak ini harus diatasi karena asupan nutrisi sangat penting dalam proses penyembuhan.

3. Istirahatkan hati. Fungsi hati adalah memetabolisme obat-obat yang sudah dipakai di dalam tubuh. Karena hati sedang mengalami sakit radang, maka obat-obatan yang tidak perlu serta alkohol dan sejenisnya harus dihindari selama sakit.

Pencegahan spesifik hepatitis A juga dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi. Namun lebih dari 80 persen penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun sudah pernah terinfeksi virus hepatitis A (HVA) meski tidak semuanya mengembangkan penyakit hepatitis A. Oleh karena itu, pada dasarnya vaksinasi tidak diperlukan lagi bila tubuh sudah pernah terinfeksi virus tersebut.

Bila Anda tetap ingin melakukan vaksinasi, maka perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu apakah sudah terinfeksi atau belum, karena akan sia-sia saja dan harganya juga cukup mahal.

"Karena lebih dari 80 persen, maka Kementerian Kesehatan tidak menganjurkan vaksinasi secara massal karena tidak efektif biaya. Tapi bila secara pribadi menginginkan vaksinasi, maka dicek dulu apakah sudah pernah terinfeksi atau belum. Kalau sudah ya nggak apa-apa sih, cuma kan rugi karena harga vaksinnya relatif mahal, Rp 120 ribu sekali vaksin dan butuh 3 kali," lanjut Dr Rino.
(mer/ir) 


sumber: Detikhealth.com

Jumlah Kalori Dalam Makanan Meningkat Setelah Dimasak

Jakarta, Makanan adalah bahan bakar tubuh. Jumlah kalori dalam makanan biasanya dihitung sebelum makanan dikonsumsi. Namun banyak orang yang tidak menyadari bahwa proses memasak sebenarnya menambah jumlah kalori dalam makanan.

Sebuah peneltian baru-baru ini yang digawangi Rachel N. Carmody, Gil S Weintraub dan Richard W Wrangham menemukan bahwa jumlah energi dalam makanan tak hanya bergantung pada kandungan kalorinya, tetapi proses memasak juga mempengaruhi.

Para ilmuwan dari Human Evolutionary Biology, Harvard University Amerika ini memberi makan dua kelompok tikus dengan daging atau kentang manis kemudian menyajikannya dengan cara yang berbeda: disajikan dengan utuh atau ditumbuk, dan mentah atau dimasak dulu untuk dibuat menjadi hidangan.

Para peneliti kemudian mengukur berat badan tikus. Mereka menemukan bahwa daging dan kentang yang ditumbuk lebih banyak menyebabkan kenaikan berat badan daripada makanan mentah. Dan makanan yang dimasak terlebih dahulu menyebabkan kenaikan berat badan paling tinggi.

Penelitian yang dilansir ScientificAmerican.com, Jumat (11/11/2011) tersebut menyimpulkan bahwa tikus makin bertambah berat badannya jika makan makanan yang dimasak dibandingkan makanan mentah. Hal ini menunjukkan bahwa memasak efektif menambahkan energi ke dalam makanan.

Sejak hampr dua juta tahun lalu, manusia mulai mengenal proses memasak makanan. Proses memasak ini membantu perkembangan evolusi manusia menjadi manusia modern yang lebih cerdas. Perubahan-perubahan fisik memerlukan lebih banyak energi dan memasak makanan dengan api sepertinya mampu meningkatkan asupan energi.

Dalam makalah yang dimuat di Prosiding National Academy of Sciences berjudul "Energetic consequences of thermal and nonthermal food processing", peneliti berteori bahwa memasak makanan akan menambahkan kalori ekstra sehingga memungkinkan kelangsungan hidup manusia yang memiliki tubuh lebih besar dan otak yang lebih kompleks.

Namun sayangnya, proses evolusi tersebut mewariskan kebiasaan manusia modern yang mengakibatkan manusia jaman sekarang banyak yang bertambah gemuk. (ir/ir) 
Sumber: Detikhealth.com