Showing posts with label Tips Perjalanan. Show all posts
Showing posts with label Tips Perjalanan. Show all posts

Pergi ke Tempat yang Jauh, Ini Caranya Agar Tidak Homesick

Jakarta - Saat bepergian jarak jauh, terkadang muncul rasa kangen rumah dan keluarga. Apalagi jika traveling dalam waktu lama. Nah, untuk mengatasi rasa kangen rumah yang mungkin muncul tiba-tiba, simak dulu 5 tips berikut ini.

Suasana rumah yang tenang, ditambah keluarga yang selalu membuat nyaman, akan ditinggalkan sejenak ketika traveling. Saat pergi ke tempat yang jauh, baik di dalam maupun luar negeri karena kerja atau traveling, rasa kangen rumah bisa saja muncul dan bikin galau.

Agenda yang sudah dirancang bisa jadi agak sedikit tersendat karena homesick yang merajalela. Disusun detikTravel, Jumat (11/9/2015) berikut 5 cara agar tidak homesick saat traveling:

1. Traveling bareng teman sepermainan

Bepergian dengan teman sepermainan bisa membantu mencegah homesick. Jika keluar negeri misalnya, di sela-sela perbincangan bahasa asing dengan masyarakat di sana, kamu tetap bisa ngobrol pakai bahasa Indonesia dengan temanmu itu.

Selain itu jika kalian hobinya sama, liburan bisa jadi lebih seru. Misalnya kamu dan temanmu sama-sama hobi memotret, kalian bisa berhenti di berbagai spot yang bagus untuk hunting foto. Tak perlu selalu selfie karena ada teman baik yang mau memotret dirimu di banyak spot dengan senang hati.

2. Kenalan dengan teman baru

Saat traveling tentunya banyak orang baru yang akan ditemui. Jika bertemu sesama traveler yang tampak ramah, ajak saja berkenalan dan main bareng. Siapa tahu pulang dari liburan kamu bisa punya banyak sahabat baru.

3. Kunjungi banyak tempat

Buatlah jadwal perjalanan yang cukup padat setiap hari. Sehingga akan ada banyak tempat baru yang bisa kamu eksplor dan hanya tersisa sedikit waktu untuk memikirkan suasana di rumah.

Tapi sebelum membuat itinerary yang padat, perhatikan juga keadaan fisik dan kesehatan. Jangan sampai berlebihan hingga membuat kamu sakit dan malah benar-benar kangen ingin pulang ke rumah.

4. Cicipi berbagai kuliner setempat

Icip-icip kuliner setempat bisa membuat kamu menemukan makanan dan minuman kesukaan yang baru. Jika sudah menemukan makanan yang bisa bikin goyang lidah, kamu bisa lebih betah tinggal di daerah yang sedang kamu kunjungi.

Agar acara wisata kulinermu lebih mudah, cari dulu informasi makanan apa saja yang khas dan populer di daerah tujuan. Baca juga tempat terbaik mencicipinya dan berapa harga per porsinya.

5. Belanja oleh-oleh

Kalau berbagai cara sudah dicoba dan rasa kangen masih sering muncul, cobalah sibukkan diri dengan belanja oleh-oleh. Datangi toko oleh-oleh yang barang dagangannya lengkap dan pilih berbagai suvenir yang oke buat orang-orang tersayang.

Memilih makanan, minuman, pakaian dan aneka suvenir untuk buah tangan dapat menghabiskan banyak waktu. Sehingga, rasa galau karena kangen rumah pun bisa berkurang.

sumber:travel.detik.com

Pertama Kali Terbang Bersama Bayi? Ini 5 Tipsnya


Jakarta - Bagi sebagian pasangan muda yang baru memiliki bayi, naik pesawat tentu dihindari. Alasan tak mau repot pun berada di urutan pertama. Untuk itu, ikuti 4 tips berikut agar terbang bersama sang buah hati terasa nyaman.

Dilongok dari Fox News, Jumat (1/2/2013) inilah 5 tips jitu, agar Anda tidak kerepotan saat pertama kali naik pesawat bersama bayi:

1. Bawa makanan dan minuman untuk bayi

Sebelum berangkat, jangan lupa untuk menyiapkan makanan dan minuman yang sekiranya diperlukan bayi selama penerbangan. Simpan semuanya di dalam tas khusus bayi Anda agar mudah diperiksa petugas keamanan bandara dan mudah Anda ambil selama di kabin

Pastikan makanan bayi Anda cukup untuk selama penerbangan, selama transit dan untuk berjaga-jaga kalau pesawat delayed. Kalau butuh air untuk susu formula, beli air mineral setelah melewati pemeriksaan keamanan menuju ruang boarding. Air di pesawat kurang baik untuk bayi.

2. Susun semua barang yang rapi

Setelah semua keperluan bayi Anda siap, susunlah bawaan ini dengan rapi di dalam tas. Pastikan semua barang tidak tergeletak sembarang di dalam tas, dan telah disusun dengan teratur. Posisikan benda yang paling penting di paling atas agar memudahkan Anda untuk mengambilnya. 

Lebih baik lagi jika Anda menyimpan tiap barang dalam kantung masing-masing. Misalnya, perlengkapan makan, minum dan pakaian disimpan di satu tempat kecil yang terpisah. Kemudian, masukkan semuanya di dalam satu tas besar. Ingat, jangan bawa mainan terlalu banyak.

3. Bawa baju ganti

Jangan lupakan baju ganti, celana ganti dan popok ganti untuk bayi Anda. Tapi, Anda juga perlu baju ganti, menyiapkan makanan, minuman, ganti popok selama penerbangan, sangat mungkin membuat baju Anda ikut kotor.

4. Susui anak ketika terbang dan mendarat

Perubahan tekanan udara yang terlalu cepat ketika lepas landas dan mendarat bisa menimbulkan rasa sakit di telinga. Hal ini paling sering dialami oleh anak kecil terutama bayi, kemudian tangis pun tak bisa dihindari. Jika si kecil terbangun, sebaiknya susui anak Anda saat lepas landas dan mendarat. Ini terbukti membantu mengurangi rasa sakit telinga pada bayi.

5. Pesan kursi lebih

Meski anak di bawah 2 tahun atau bayi diperbolehkan untuk duduk satu kursi bersama sang ibu, tapi sebaiknya Anda membeli satu kursi lebih. Di kursi ini, para orangtua bisa meletakkan aneka barang keperluan bayi. Jika budget Anda terbatas, coba pilih duduk di jendela atau di belakang, biasanya suka ada ada bangku kosong yang bisa dipakai untuk bayi Anda

Tidak hanya itu, jika Anda memiliki kursi duduk khusus bayi yang biasa dipakai di mobil, dibawa saja ke pesawat. Ini tentu menambah kenyamanan Anda saat terbang bersama bayi, karena tak perlu repot memangku.

sumber: Putri Rizqi Hernasari 

 

Tips Membuat Rencana Berpergian Sendirian

Jakarta - Berencana travelling sendirian dalam waktu dekat ini? Berarti Anda harus melakukan persiapan sematang mungkin.

Anda harus membuat rencana perjalanan yang nantinya akan memberikan kesenangan sekaligus kenyamanan dalam kesendirian. Hal yang paling penting adalah memperhitungkan tempat, biaya, aktivitas, ketersediaan dan bahasa (jika liburan ke luar kota atau mancanegara).

Seperti dikutip dari Helium, ini beberapa tips membuat perencanaan sebelum berpergian sendirian.

1. Tentukan tempat tujuan, kenapa Anda ingin pergi ke sana; bagaimana cara menuju ke sana; apakah Anda pernah ke sana sebelumnya dan apa yang Anda tahu tentang tempat itu. Pergi ke suatu tempat untuk pertama kalinya mengharuskan Anda untuk tahu kondisi geografis dan lingkungan sekitar jika Anda ingin benar-benar menikmati waktu liburan di sana.

2. Anda bisa memilih tempat liburan sesuai dengan hobi, olahraga favorit atau ketertarikan pribadi agar lebih bisa mendapatkan 'me time' yang maksimal. Misalnya jika Anda tertarik dengan arsitektur bangunan kuno, bisa pergi ke Roma. Barcelona, memiliki banyak pantai yang indah sedangkan Paris adalah surga belanja fashion. Tahu apa yang menjadi daya tarik dari sebuah tempat adalah cara termudah untuk menentukan tempat kunjungan.

3. Pengeluaran biaya yang mendetail tentunya harus ada dalam perencanaan. Untuk itu, cari tahu informasi selengkapnya tentang biaya hidup di negara atau daerah yang akan Anda kunjungi. Eropa misalnya, umumnya biaya untuk ke sana cukup mahal. Mulai dari transportasi, makan dan belanja. Oleh karena itu, sebaiknya Anda sudah membuat persiapan jauh-jauh hari untuk menabung.

4. Perhitungkan juga aktivitas apa saja yang akan Anda lakukan di tempat tujuan, berapa lama tinggal dan lokasi wisata apa yang akan didatangi. Apakah lokasi penginapan cukup jauh atau dekat dari pusat kota, atau Anda mungkin justru tertarik mendatangi kota-kota kecil. Semua harus dikalkulasi secara detail untuk mencegah pengeluaran yang melebihi budget.

5. Buatlah itinerary atau jurnal perjalanan. Selain membantu Anda menghabiskan waktu liburan secara maksimal, juga memperhitungkan biaya yang nantinya dikeluarkan. Jika Anda pencinta hiking, maka London bukanlah tempat yang tepat. Bila Anda lebih suka menikmati kehidupan urban atau penggila belanja, Singapura, Hong Kong atau New York bisa jadi pilihan.

6. Hal terakhir yang tak boleh Anda lewatkan adalah akomodasi dan bahasa penduduk lokal. Anda tentunya tidak mungkin berpergian selalu menggunakan taksi, karena akan kehabisan biaya. Cari tahu sistem transportasi di tempat tujuan. Daerah mana yang lebih mudah diakses menggunakan bus, kereta atau taksi.

Bahasa adalah satu hal yang juga sangat penting dalam rencana perjalanan. Pelajari beberapa bahasa umum seperti "selamat pagi/siang/sore/malam", "halo", "terima kasih", atau "berapa harganya?" Jika Anda ingin berbelanja.
(hst/eny)
sumber:wolipop.com