Showing posts with label Tips Finansial. Show all posts
Showing posts with label Tips Finansial. Show all posts

Mau Ajukan KPR ke Bank? Baca Ini Dulu

Jakarta -Membeli rumah melalui kredit kepemilikan rumah (KPR) di bank sudah jadi cara yang biasa digunakan masyarakat. Namun pasti masih ada yang bertanya-tanya, sebenarnya apa syarat dan ketentuan bila ingin mengajukan KPR?

Berdasarkan penelusuran detikFinance di sejumlah stand bank pada acara Jakarta Property Week di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (19/9/2015), ada setidaknya 7 dokumen yang harus disiapkan bila ingin mengajukan KPR.

Persyaratan

  • WNI cakap hukum
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun (untuk karyawan) dan 65 tahun (untuk wiraswasta/profesional)
  • Memiliki penghasilan rutin per bulan
  • Lama kerja minimal 2 tahun (untuk karyawan) atau 3 tahun (untuk pengusaha/profesional)

Dokumen yang diperlukan

  1. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga pemohon
  2. Fotokopi Akta Nikah/Cerai/Perjanjian Pranikah (Jika ada)
  3. Fotokopi NPWP pribadi
  4. Fotokopi rekening tabungan/rekening koran 3 bulan terakhir
  5. Slip gaji asli dan Surat Keterangan Kerja (untuk karyawan)
  6. Fotokopi surat izin praktek (untuk profesional)
  7. Fotokopi SIUP, Tanda Daftar Perusahaan, NPWP perusahaan, Akta Pendirian Perusahaan, laporan keuangan terakhir (untuk wiraswasta)

Jika anda membeli rumah baru, maka diperlukan juga Surat Pemesanan Rumah dari developer. Sementara jika rumah second, harus dilampirkan fotokopi sertifikat, fotorkopi IMB, fotokopi AJB, dan fotokopi PBB terbaru.

Bank menetapkan cicilan maksimal sebesar 30% dari gaji atau pendapatan rutin per bulan, karena sudah diatur oleh Bank Indonesia (BI). Misalnya, jika gaji per bulan Rp 7,5 juta, maka cicilan maksimal yang bisa diberikan bank adalah Rp 2,5 juta per bulan. Cicilan kartu kredit dan pengeluaran lainnya juga menjadi pertimbangan bank.

"Angka 30 persen itu sudah ditetapkan BI berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah. 30 persen dianggap ideal agar masyarakat tetap bisa menabung dan memenuhi kebututuhannya dengan baik," kata Consumer Loan Manager BII Maybank, William, saat ditemui detikFinance.

Sedangkan untuk bunga KPR, bank mengacu pada BI Rate. Jika BI Rate naik, maka bunga untuk cicilan KPR juga ikut naik. 

Tapi ada juga bank yang menetapkan cicilan dengan bunga flat biasanya bank syariah, misalnya Bank Syariah Mandiri (BSM). Dengan begitu, angsuran tidak akan berubah meski BI menaikkan BI Rate misalnya karena dolar melambung.

"Kami bunganya tetap, tidak naik turun, (besaran bunga) hanya dibedakan berdasarkan lama cicilan. Misalnya kalau cicilannya 5 tahun bunganya flat 11 persen, sedangkan kalau 6-15 tahun flat tapi di atas 11 persen," kata Consumer Financing Executive BSM, Rommy Noverdyan.

Ada juga biaya-biaya yang harus dibayar saat mengajukan KPR. Misalnya KPR dari Bank Permata, ada Biaya Administrasi sebesar 1% dari Plafon (kredit yang diberikan), Premi Asuransi Jiwa dan Asuransi Kebakaran sebesar 3-4% Plafon, Biaya Notaris (sesuai ketentuan notaris), dan Biaya Pelunasan Dipercepat sebesar 2% dari sisa pokok.

KPR sebaiknya diajukan ke bank yang bekerjasama dengan developer. Jika diajukan ke bank yang tidak bekerjasama dengan developer yang membangun rumah baru anda, prosesnya menjadi lebih sulit.

KPR BII Maybank misalnya, menetapkan persyaratan harus ada sertifikat, IMB, AJB, PBB terakhir, dan Denah Bangunan untuk rumah dari developer yang tidak bekerjasama dengan BII Maybank. "Jadi diperlakukan sama seperti rumah second," kata William.

Tapi di BSM, persyaratan untuk developer yang tidak bekerjasama dengan BSM tidak terlalu sulit, minimal developer sudah memegang Sertifikat Induk. "(KPR untuk developer yang tidak kerjasama dengan BSM) Bisa saja, asal ada Sertifikat Induk, persyaratannya sama," Rommy menerangkan.

Selamat mengajukan KPR.
(dnl/dnl) 

Tips Belanja di Bulan Puasa

Jakarta - Sebelum bulan puasa ternyata Pemerintah membuat kebijakan yang kereeen, yaitu menaikan harga BBM, alhasil harga-harga barang merangkak naik. Memasuki bulan Puasa, harga barang tersebut naik semakin tinggi, tinggi, dan tinggi. 

Lalu Bagaimana cara bijak membelanjakan gaji bulanan terutama di saat bulan ramadan seperti ini? Bulan puasa identik dengan pengeluaran yang membengkak. Ada beberapa hal yang menyebabkan hal tersebut.

A. Naiknya harga-harga sembako
Bahkan tahun ini kenaikan harga BBM hanya beberapa minggu sebelum bulan puasa tiba, sehingga mendorong kenaikan biaya transportasi dan sembako. Ini adalah faktor yang tidak bisa dihindari.

B. Konsumtif
Esensi dari puasa adalah menahan nafsu, namun sering hanya diartikan menahan makan dan minum dari sahur hingga berbuka, bukan menahan nafsu konsumtif. Berbelanja dalam keadaan lapar pun memicu pembelian barang-barang yang harusnya tidak diperlukan.

C. Pergeseran jam makan
Logikanya, pergeseran jam makan dari sarapan menjadi sahur, makan siang jadi takjil berbuka, makan malam tetap, akan membuat lebih hemat karena biaya makan siang menjadi hanya biaya takjil. Tapi banyak orang yang merasa pengeluaran mereka lebih banyak, karena saat berbuka dan makan malam cenderung ingin makan apapun yang diinginkan.

D. Undangan buka puasa bersama
Banyaknya undangan buka puasa bersama di restoran atau di café bersama keluarga, kerabat dan teman pastinya juga membuat pengeluaran membengkak.

Dari Poin B, C, dan D di atas sebenarnya masih dapat disiasati sehingga tidak ada minus pengeluaran di bulan puasa. Adapun Cara bijak membelanjakan gaji bulanan untuk menghadapi bulan puasa seperti ini adalah: 

1. Mengetahui jumlah pengeluaran bulanan pada bulan-bulan sebelumnya
Untuk rumah tangga dengan kebiasaan memasak, kenaikan harga-harga bahan makanan dapat dihitung sehingga diketahui seberapa besar perbedaan harganya. Jika terbiasa membeli makan atau dengan catering, tentu kenaikan harga lebih mudah diketahui. Setelah itu bisa dianggarkan untuk sebulan ke depan.

TIPS: Bagilah pengeluaran sehari-hari –yang telah dianggarkan tadi-- (terutama makan dan transport) untuk seminggu dan pastikan hanya ada sejumlah uang untuk seminggu di dompet Anda, termasuk budget hiburan saat akhir minggu. Minggu selanjutnya barulah ambil uang lagi di ATM sejumlah yang sama dengan minggu lalu. Dengan demikian pengeluaran akan terkontrol.

2. Alokasikan Anggaran
Untuk pengeluaran seperti belanja bulanan, belilah hanya yang benar-benar diperlukan, sesuai alokasi anggaran. Buat daftar belanja sebelum ke pasar/supermarket dan taati daftar tersebut. Jika berbelanja di supermarket usahakan untuk berbelanja setelah berbuka agar nafsu belanja tidak tinggi.

3. Bedakan antara keinginan dan kebutuhan
Buka puasa bersama mungkin adalah kebutuhan untuk bersosialisasi, tapi perlukah di restoran/café di luar budget Anda? Anda dapat mengusulkan restoran yang lebih murah, atau jika tidak terlalu dekat dengan lingkungan pertemanan tersebut Anda selalu bisa memilih untuk tidak ikut.

4. Sisihkan juga di awal biaya-biaya lain yang harus dibayarkan
Seperti saat ini yang kebetulan bulan puasa jatuh pada masa liburan sekolah dan masuk sekolah, sehingga akan ada biaya liburan anak dan biaya masuk sekolah.
(ang/ang) 
sumber: finance.detik.com

Ini Dia Daftar Bank dengan KPR Paling Murah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) merilis Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) 45 bank-bank. Dari basis SBDK tersebut, diketahui daftar sejumlah bank yang memberikan suku bunga kredit perumahan paling murah. 

Data SBDK yang dipublikasikan ini berasal dari bank umum konvensional yang wajib publikasi dimana memiliki total aset minimal Rp 10 triliun. Perbankan wajib memberikan transparansi data Kredit Korporasi, Kredit Ritel dan Kredit Konsumsi.

"Informasi SBDK yang dipublikasikan didasarkan atas laporan yang disampaikan oleh Bank kepada Bank Indonesia untuk posisi akhir bulan laporan," jelas BI dalam situs resminya seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Selasa (3/1/2012).. 

Informasi SBDK tersebut dapat saja berbeda dengan yang dipublikasikan pada papan pengumuman di setiap kantor Bank, website Bank dan/atau surat kabar antara lain karena menggunakan posisi data yang berbeda. 

Berikut kredit konsumsi bank segmen Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang memberikan suku bunga termurah alias single digit:


  1. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) 7,50%
  2. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BPD Jatim) 8,28%
  3. The Hong Kong and Shanghai Bank (HSBC) 8,75%.
  4. PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri (BPD Riau Kepri) 8,83%
  5. PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) 9,23%
  6. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) 9,26%
  7. Standard Charetered Bank 9,27%
  8. PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (BPD Sumbar) 9,86%
  9. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BPD Jabar) 9,87%.

"SBDK per Oktober 2011 (data terakhir) ini menurut BI belum memperhitungkan komponen premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur/kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang diberikan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK," ungkap BI.
(dru/qom) 
sumber: finance.detik.com

3 Tips Mencari Kerja untuk Anda yang Pengganguran

Jakarta - Menganggur pasca keluar dari pekerjaan lama di masa kondisi ekonomi dunia tengah tidak baik, memang bukan suatu hal yang menyenangkan. Namun hal lebih sulit akan dialami oleh mereka yang sama sekali belum pernah bekerja dan cukup lama jadi pengangguran. Kondisi itu membuat orang tersebut lebih sulit mendapatkan pekerjaan.

Mereka yang belum pernah kerja atau pengangguran susah memperoleh pekerjaan karena kebanyakan bagian HRD memilih orang yang sebelumnya punya pengalaman. Hal tersebut terungkap dari tulisan New York Times yang membahas soal diskriminasi di dunia kerja.

"Berdasarkan review dari beberapa situs pencari kerja yang cukup populer terungkap, pencari kerja lebih memilih atau merekrut orang yang masih bekerja atau baru saja keluar dari pekerjaannya," begitu tulis koran tersebut.

Bagi Anda yang sama sekali belum punya pengalaman dan pernah bekerja, tentu cukup pusing membaca fakta di atas. Tapi bukan berarti tidak ada jalan keluarnya untuk tidak lagi menjadi pengangguran. Simak tipsnya seperti yang dikutip dari She Knows berikut ini:

1. Ambil pekerjaan apapun posisinya

Jika Anda mendapatkan suatu pekerjaan dengan posisi yang bukan Anda harapkan, sebaiknya Anda tidak menolak tawaran tersebut. Anda sebaiknya harus berpikir terlebih dahulu sebelum Anda menolaknya. Jika Anda mendapatkan tawaran pekerjaan tetapi bukan dengan posisi yang disukai, setidaknya jika diterima, Anda akan menjadi seorang pekerja atau karyawan dan bukan lagi sebagai pengangguran. Dengan begitu untuk ke depannya jika Anda ingin mencari pekerjaan yang lain yang sesuai dengan keinginan Anda, pekerjaan tersebut bisa jadi referensi sehingga bisa memudahkan Anda nantinya.

2. Menjadi relawan atau ikut program magang

Anda tidak mendapatkan suatu pekerjaan dalam waktu yang lama? Sebaiknya Anda mencoba untuk menjadi seorang relawan atau dapat juga mengikuti program magang terlebih dahulu dalam suatu perusahaan. Meskipun Anda tidak akan mendapatkan bayaran dengan hasil jerih payah Anda selama menjadi relawan atau magang di suatu perusahaan, setidaknya itu bisa jadi pengalaman Anda nantinya saat melamar di perusahaan yang diinginkan. Anda dapat menjelaskan pekerjaan apa saja yang Anda lakukan selama menjadi relawan atau selama mengikuti program magang.

3. Ceritakanlah pengalaman Anda

Salah satu cara terbaik untuk menjadi seorang kandidat yang dapat dipertimbangkan oleh suatu perusahaan yaitu dengan menjelaskan apa pekerjaan Anda sebelumnya. Ceritakanlah pengalaman Anda selama ini. Meskipun Anda adalah seorang pengangguran yang belum pernah bekerja sebelumnya atau belum pernah menjadi seorang relawan, akan tetapi Anda dapat menjelaskan bagaimana kegiatan Anda selama Anda menganggur.

Jangan segan untuk menceritakan kegiatan-kegiatan ataupun tugas dan pekerjaan yang selama ini Anda lakukan. Jika Anda dapat menjelaskan bagaimana menjadi seorang pengangguran ternyata bisa jadi pelajaran hidup yang berharga, Anda juga dapat memiliki peluang untuk memenuhi syarat di dalam suatu perusahaan.
(rma/eny)
sumber:wolipop.com

6 Cara Agar Bisa Berhemat & Menabung

Jakarta - Berhemat sehingga bisa menyisihkan uang untuk ditabung memang hal yang sulit untuk dilakukan. Banyaknya pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari, membuat Anda sulit menyisakan sedikit uang Anda. 

Bahkan terkadang uang tersebut tidak mencukupi kebutuhan Anda. Sehingga muncul masalah keuangan yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental, selain itu juga menguji kemampuan Anda untuk menjadi pasangan, orang tua dan karyawan yang baik.

Berikut enam cara sederhana untuk menurunkan stres Anda dengan membuat beberapa perubahan sederhana yang bisa dilakukan agar bisa berhemat dan menabung, seperti dikutip dari She Knows:

1. Jual barang-barang lama

Anda dapat membuat garage sale dengan menjual barang-barang dan pakaian Anda yang sudah lama atau sudah tidak digunakan lagi. Untuk barang yang dijual dengan harga yang signifikan, maka Anda dapat menjualnya melalui kaskus atau eBay. Menjual barang-barang lama Anda yang sudah digunakan lagi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan uang yang lebih, sehingga Anda dapat menyisihkan uang untuk ditabung.

2. Membuat anggaran belanja

Membuat anggaran belanja merupakan cara yang sederhana bagaimana menghabiskan uang Anda dengan lebih disiplin. Anda dapat mengetahui rencana pengeluaran lebih jelas. Sehingga nantinya Anda tidak perlu terlibat hutang dan dapat menyisihkan uang untuk ditabung atau jalan-jalan bersama keluarga.

3. Membuat catatan belanjaan

Ketika Anda ingin pergi ke mal atau ke supermarket untuk belanja bulanan, pastikan Anda membuat catatan belanjaan terlebih dahulu dan jangan pernah meninggalkan rumah dengan perut kosong. Jika tidak makan terlebih dahulu, Anda akan mengeluarkan pengeluaran lebih untuk makan di restoran. Selain itu, sebaiknya Anda juga tidak perlu mengajak anak-anak ikut belanja bersama. Hal tersebut untuk menghindari adanya pengeluaran tak terduga.

4. Belanja saat diskon atau melalui online shop

Berbelanja saat diskon merupakan salah satu cara dimana Anda dapat membeli pakaian dengan model terbaru tanpa harus membayar dengan harga normal. Selain itu Anda juga dapat belanja melalui online shop. Dengan begitu Anda bisa lebih hemat dalam berbelanja, karena tak perlu ongkos perjalanan dan kemungkinan tergoda membeli yang lain jika ke mall. Namun sebelum Anda memutuskan untuk berbelanja melalui online shop, pastikan terlebih dahulu bahwa harga yang ditawarkan lebih murah dibanding harga ditoko dan jangan lupa menghitung harga barang yang ditawarkan dengan ongkos pengirimannya.

5. Bersenang-senang secara hemat

Apabila Anda pecinta film, pasti Anda akan mengeluarkan uang Anda dengan menonton film di bioskop. Salah satu cara agar Anda dapat menyisihkan uang Anda yaitu dengan menonton DVD di rumah. Selain sesekali menonton DVD di rumah, Anda juga bisa meminjam buku di perpustakaan tanpa harus membeli buku di toko buku. Dengan begitu Anda dapat meminimalisir pengeluaran Anda untuk bersenang-senang.

6. Jika bisa, buatalah sendiri

Anda baru saja mengetahui bahwa di dekat rumah Anda telah dibuka sebuah kedai kopi. Dengan begitu Anda langsung pergi ke kedai tersebut dan membeli minuman kopi dengan harga yang terbilang tidak murah. Hal ini yang dapat memicu Anda untuk menghamburkan uang Anda. Jika Anda dapat membuat kopi, sebaiknya Anda membuatnya sendiri tanpa harus membeli kopi di kedai kopi. Sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan uang lebih.

Terkadang hal-hal kecil bisa menentukan apakah Anda berhasil atau gagal dalam mengelola keuangan. Tapi dengan beberapa perubahan gaya hidup sederhana dan sedikit disiplinan diri, Anda dapat menabung dan berhemat cukup banyak uang setiap tahunnya.(rma/eny)
sumber:wolipop.com

Tips Investasi Properti untuk Pemula

Jakarta - Jika Anda buta soal investasi di saham atau obligasi, maka berinvestasi di properti sebenarnya jauh lebih mudah.

Berinvestasi di properti berarti anda tidak perlu tahu misteri soal pasar modal yang melibatkan perusahaan sekuritas dan kawan-kawannya, hanya ada dua pihak yang utama: pemilik dan penyewa atau pembeli. Atas hak untuk menggunakan properti, si penyewa harus membayar sejumlah uang ke pemilik. Selama listrik dan air tetap mengalir dan uang sewa datang tepat waktu, kedua pihak tetap senang.

Sebagai investor baru, anda harus mempertimbangkan untuk masuk ke properti terlebih dahulu sebelum ke instrumen investasi lain seperti saham dan obligasi. Cara paling mudah beli sebuah rumah, renovasi sedikit, lalu cari penyewa.

Ada banyak cara investor properti mendapatkan uang tambahan tanpa harus benar-benar bekerja dari pagi hingga sore. Beberapa kategori di bawah ini adalah jenis-jenis investasi properti, dikutip dari beginnerinvest.com, Senin (27/11/2011) yang bisa anda pertimbangkan sebagai tambahan penghasilan atau bahkan penghasilan utama anda:

1. Residensial

Berinvetasi di properti residensial berarti anda membeli rumah, apartemen, atau rumah susun. Biaya investasi di properti jenis ini merupakan yang paling murah dibandingkan properti lainnya. Setelah membeli, anda bisa menyari penyewa atau menjualnya kembali.

Anda bisa melakukan berbagai perombakan terhadap properti yang anda beli ini sebelum disewakan atau dipasarkan. Kreatifitas dalam merombak menentukan harga sewa atau harga jual properti anda tersebut.

2. Bangunan Kantor Komersial

Berinvestasi di properti macam ini butuh dana yang cukup besar. Pasalnya sebuah kantor harus memiliki beberapa fasilitas pendukungnya, tak hanya sebuah bangunan rumah biasa saja. Perlu beberapa perombakan jika sebuah rumah akan dipakai menjadi kantor, kecuali dari awal anda membeli atau membangun bangunan khusus untuk kantor.

Penyewa bangunan kantor seperti ini biasanya perusahaan kecil yang masih dalam tahap berkembang atau usaha kecil dan menengah (UKM). Lokasi yang tepat untuk bangunan kantor ini berada di daerah yang ramai dan tidak terlalu jauh dari pusat kota.

3. Properti Industri

Yang termasuk dalam properti di kawasan industri antara lain contohnya kawasan pergudangan, tempat parkir mobil atau bangunan dengan kegunaan khusus. Jika anda membeli properti seperti ini sebaiknya disewakan untuk jangka waktu yang lama, karena keuntungannya akan sangat tinggi ketimbang anda menjualnya.

Pasalnya, penyewaan di properti seperti ini punya tambahan biaya dari si penyewa karena ruangannya dipakai untuk berbisnis sehingga lebih banyak lagi keuntungan yang bisa anda dapat. Selain itu, anda bisa menyimpan mesin minuman swalayan memakai koin untuk tambahan pendapatan.

4. Pertokoan

Properti yang termasuk pertokoan ini banyak macamnya, mulai dari toko kecil di sebuah rumah, ruko bahkan sampai mal yang besar. Lazimnya, jika anda punya salah satu bentuk properti ini untuk disewakan, sebagian keuntungan dari si penyewa juga menjadi hak kita, tentunya sesuai dengan kesepakatan masing-masing. Dana tambahan dari keuntungan si penyewa ini biasanya diputar kembali untuk perwatan dan renovasi properti tersebut.

5. Bangunan Multi Guna

Bangunan multi guna adalah gabungan dari beberapa kategori di atas yang berkumpul di bawah satu atap. Contohnya, jika anda punya uang yang cukup banyak untuk membeli sebuah gedung kecil, atau mungkin sebagian uang bisa didapat dari bank. Supaya pembayaran tidak terlalu berat, anda bisa meminta bank tersebut membuka gerai di lantai paling bawah, sementara untuk lantai lainnya anda bisa mencari penyewa.

Bank yang meminjami anda uang tersebut akan mengembalikan sejumlah dana kepada anda berupa uag sewa, sehingga pembayaran utang dan bunganya tidak terlalu berat. Terus cari penyewa yang tepat untuk lantai yang masih kosong, lebih baik dengan diversifikasi jenis usaha jadi bisa lebih menarik pengunjung.

Nah, secara teknis, meminjamkan sejumlah uang kepada pihak lain yang oleh mereka digunakan untuk membeli properti bisa termasuk sebagai investasi properti. Tapi, pinjaman seperti itu lebih condong ke arah investasi fixed income atau mirip obligasi, karena anda meminjamkan uang yang diberi jaminan sebuah properti.

Bunga yang diberikan kepada anda sesuai dengan perjanjian yang disepakati sebelumnya. Jika terjadi lonjakan keuntungan atau kerugian atas properti yang anda pinjami uangnya, maka hal itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap keuntungan anda.

Jadi, cermatilah instrumen investasi properti ini dengan baik sebelum anda mulai berinvestasi. 
(ang/qom) 
sumber: detikhealth.com